Kembali Tuhan
Kau getarkan aku dengan segala kuasamu
Membuat diriku bagaikan daun tua yang mudah jatuh dan rapuh
Menggemakan deruan ombak yang menyesakkan hati
Seakan aku hidup sendiri di dalam rumah tak bertuan
Kemana larinya anjing yang selalu melindungi diriku dari hempasan angin pikuk
Kemana perginya burung yang setiap pagi bernyanyi indah menemani sarapanku
Semua telah terkubur entah di dalam pekarangan siapa
Aku lelah mencarinya
Kini ku melangkah tanpa harus melihat
Mataku mulai remang memandang ke depan
kakiku mulai tertatih untuk berjalan
Dan aku
Aku tidak sanggup lagi melangkah
Aku terjatuh dan terbuang
Entah sampai kapan aku harus terpuruk
Meratapi keadilanMu yang tak kunjung tiba kulihat
Kini aku bagaikan batu yang sulit untuk berpindah
Jika tak ada yang mengambil dan membawaku
Maka aku tetaplah disini
Tanpa arah dan selalu menjadi yang tak terlihat