Rabu, 02 Januari 2013

Mati

ketika mataku sudah mulai lemah untuk terbuka
kini tanganku sudah kehilangan nyawa
perlahan rasa itu mati
membunuh menjalar ke setiap aliran darah
saat hati terpuruk dalam keheningan lara
jiwa tak kuat menopang badai kehancuraan
menyikat keteduhan hati yang terlanjur tenang
kini terbunuh dengan pisau tumpul
saat mata melemah pun diri tak kuat lagi menopang air mata
bahkan setetespun
dan tangan mulai mati
tak kuat untuk mengusap keringat
barang sedetikpun
aku mati, aku mati dengan seluruh kehidupanku
kini aku bukan tulang yang berdarah lagi
aku adalah debu dari abu yang sudah terbakar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar